Fayakhun Ajak Bangsa Indonesia Kokohkan Kebhinekaan
Jiwa nasionalisme Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi membara ketika
meresapi makna kebhinekaan. Baginya, Indonesia adalah negara berdaulat, negara
merdeka yang memiliki jati diri. Kemerdekaan ini harus disyukuri dengan
pembangunan yang positif. Oleh karena itu, dalam momentum kemerdekaan RI ke-71
tahun 2016 kemarin, Fayakhun Andriadi mengajak segenap bangsa Indonesia untuk
menghargai kemerdekaan.
Fayakhun mengatakan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hasil
perjuangan seluruh komponen bangsa yang terdiri dari berbagai suku, etnis,
agama, dan budaya. Karena itu, Kemerdekaan ini juga untuk semua suku, etnis,
agama, dan budaya yang hidup di Negara Indonesia. Kebhinnekaan adalah kekuatan
sekaligus kekayaan yang harus selalu kita pupuk dan lestarikan.
Hal diatas dikatakan FayakhunAndriadi saat menyampaikan pidatonya selaku Pembina upacara Peringatan HUT
RI ke-71 di lapangan Kantor Partai Golkar DKI Jakarta pada 17 Agustus 2016
kemarin. Upacara tersebut diikuti oleh sekitar 400 orang kader Partai Golkar
yang berasal dari lima wilayah kota di Jakarta, serta kader organisasi pendiri
dan didirikan Partai Golkar.
“Peringatan hari kemerdekaan ini adalah momentum tepat bagi
kita semua untuk menumbuh-suburkan jiwa kebhinnekaan kepada setiap anak bangsa.
Kebhinnekaan adalah asset berharga bagi kita sebagai bangsa untuk bisa
berkembang menjadi Negara maju,” ujar Fayakhun.
Fayakhun mengingatkan bahwa di belahan dunia lain sedang
berkembang ideologi kanan, ideologi anti-perbedaan, memusuhi perbedaan. Timur
Tengah, Eropa, bahkan Amerika dikoyak oleh fanatisme sempit. Fenomena
menyedihkan sekaligus menakutkan.
“Indonesia harus dicegah dari malapetaka fanatisme tersebut.
Seluruh elemen bangsa harus menyadari bahwa kebhinnekaan adalah Rahmat dari
Tuhan. Dan sampai sekarang, Indonesia dikenal sebagai bangsa paling toleran,
hidup rukun dan berkembang sebagai Negara demokratis meski terdiri dari tiga
ratus lebih suku, etnis, budaya, dan agama,” ujar Fayakhun.
Secara khusus, anggota DPR RI dari Dapil Jakarta ini memberi
pesan, Jakarta adalah melting pot Indonesia. Semua ragam etnis, ras, suku,
agama dan budaya berinteraksi menjadi satu, saling terhubung setiap hari dalam
aktivitas bisnis, sosial kemasyarakatan, dan kehidupan keseharian. Karena itu,
adalah sangat penting untuk terus menumbuhkembangkan jiwa kebhinnekaan.
Ditekankan Fayakhun, sebentar lagi suhu politik di Jakarta
akan meningkat menyambut perhelatan Pilgub DKI Jakarta. Karena itu, dia
menghimbau semua kelompok kepentingan untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai
bahan menebar kebencian.
“Kita harus menentang setiap bentuk provokasi dan penistaan
terhadap perbedaan karena bertentangan dengan fitrah Indonesia yang majemuk.
Apalagi kalau perbedaan tersebut dijadikan sebagai bahan menebar kebencian
hanya untuk kepentingan politik sesaat,” tegasnya.
Komentar
Posting Komentar